To Become Experts of Islamic Economic

Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Saya secara pribadi bertanya-tanya atas kejadian yang terjadi pada masyarakat internasional saat ini. Mungkin bukan saya saja, ada banyak orang yang bertanya-tanya akan hal ini. Dan salah satu yang membuat sulit adalah informasi yang tak akurat dari berbagai media massa. Saya lupa, kapan terakhir kali saya benar-benar duduk serius di depan tv untuk menyimak berita yang disajikan. Karena menurut saya berita yang ditampilkan harus diwaspadai kebenarannya. Sedangkan acara lain, lagi-lagi menurut saya kurang bisa dinikmati bahkan sekedar hanya mencari hiburan. Hingga saya pernah membaca pernyataan "yang bisa dipercayai di tv hanya azan magrib", dalam hati segitunya ya?

Pada akhirnya, banyak orang yang beralih ke media sosial lain untuk mendapatkan informasi, itupun tetap harus dipilih-pilih juga. Tapi setidaknya, ada berbagai pilihan informasi yang bisa diserap. 

Sedikit kembali ke masa lalu, teman-teman masih ingat ketika di akhir masa jabatan periode I presiden kita, DPR mengesahkan beberapa Rancangan Undang-Undang yang membuat mahasiswa turun ke jalan. Secara pribadi saya menarik kesimpulan bahwa mahasiswa seperti tidak memiliki taring atau kuku saat ini. Ya benar, mereka berhasil ke DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), dan diundang ke berbagai acara tv bergengsi yang bertema tanya jawab untuk bisa memberikan pendapat. Tapi, berita ini hanya menjadi trending sebentar saja dan .... senyap. Apa masyarakat lupa tentang apa yang diperjuangkan ?

Nah sekarang, berita yang sedang naik daun adalah tentang COVID-19 (Corona Virus Disease-2019). Ada banyak hal yang bisa disoroti diantaranya tentang sejauh mana kita harus mengantisipasi perkembangan virusnya, ada berapa jumlah korban yang meninggal dan berhasil sembuh, bagaimana cara memutus mata rantainya, dan yang tak kalah pentingnya adalah dampak dari pandemi ini terhadap kehidupan masyarakat khususnya kehidupan ekonomi.

Pemerintah kita kurang tegas dalam penanganannya menurut saya. Sehingga, masyarakat pun menjadi kurang waspada dalam menanggapinya. Hal ini terlihat dari penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang tidak merata, keputusan yang plin plan, disipilin PSBB yang dipertanyakan. Contohnya, ada perkumpulan masyarakat berskala besar ketika penutupan salah satu otlet makanan cepat saji di Jakarta, ada penumpukan calon penumpang di bandara Soekarno-Hatta, dan mungkin salah satu pernyataan yang menjadi trending adalah bahwa mudik berbeda artinya dengan pulang kampung.

Indonesiaku.. 

Bagaimana dengan kalian teman?
Awalnya saya juga termasuk orang yang santai menanggapi berita ini, "asik nih liburan". TAPI, itu hanya ampuh beberapa hari saja sejak kami juga harus mengikuti aturan pemerintah untuk bekerja dari rumah. Sejak berada di rumah, saya jadi aktif mengikuti salah satu pengamat ekonomi politik yang saya suka dan belakangan mengikuti salah satu podcast dan aktif mencari chanel yang memuat berita-berita ini. Hasilnya? wow .. dalam hati saya bergumam "Seserius itu?".

Di salah satu webinar (Seminar melalui web) yang saya ikuti, dan dibeberapa berita yang coba saya kumpulkan bahwa corona ini belum bisa diprediksi kapan berakhirnya. Jika pun berakhir, kehidupan perekonomian bisa mulai berangsur pulih setelah dua tahun. Dan baru-baru ini seperti Korea Selatan yang baru saja melonggarkan lock down pun kembali menutup tempat-tempat yang memungkinkan terjadi penumpukan massa, karena ada serangan virus corona gelombang dua yang berbeda gejala dari virus corona yang sebelumnya.

Bagaimana? Luar biasa meresahkan kan?
Belum lagi berita tentang imbas dari kehidupan yang disebut "New Normal" ini dan berita-berita lainnya yang berkaitan dengan dampak ekonomi, politik karena virus ini, ya kita sebutlah konspirasi. Karena saya tidak terlalu banyak informasi tentang hal ini maka tidak terlalu berani membahasnya, takut meberi berita yang salah.

Tapi, tulisa ini bukan untuk menakut-nakuti, hanya mencoba mengajak teman-teman berdiskusi atas apa yang sebenarnya terjadi dan yang lebih penting bagaimana menghadapinya?.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Search Here

Recent Posts

Categories

Most Popular

Total Pageviews

Yang di Unggulkan

Don’t Put Your Egg in One Basket

Saya coba menulis tentang investasi nih. Saya tertarik mengulas ini karena waktu itu saya berkesempatan untuk mengikuti ToT Pasar Modal Syar...

Bee

Bee
Bee

Pages